Enggan Ungkit Tragedi di Malang, Mario Gomez Fokus Laga Lawan Borneo FC

Enggan Ungkit Tragedi di Malang, Mario Gomez Fokus Laga Lawan Borneo FC Dokumen Galamedianews.com Pelatih Persib Mario Gomez

PELATIH Persib Bandung Mario Gomez enggan mengungkit kembali malam mencekam di Stadion Kanjuruhan, Malang, dan lebih memikirkan laga melawan Borneo FC pada akhir pekan ini.

Gomez menyayangkan adanya insiden invasi suporter ke dalam lapangan menjelang duel antara Arema dan Persib berakhir. Ia berharap tidak ada lagi kekerasan di sepakbola.

“Yang jelas, itu bukan hal yang bagus, karena sangat berbahaya. Kami tidak suka kekerasan. Seharusnya sepakbola tetaplah sepakbola,” ujar arsitek asal Argentina ini.

“Saya serahkan hal itu kepada federasi atau komisi disiplin. Mungkin manajemen yang berkomunikasi, bukan kami [tim]. Saat ini kami hanya memikirkan pertandingan selanjutnya melawan Borneo. Tugas kami hanya bermain sepakbola.”

Persib tidak terkendala dengan kondisi pemain untuk laga kontra Borneo FC. Tim medis Maung Bandung kini hanya melakukan observasi terhadap Dedi Kusnandar yang mengalami memar. Dedi tak bisa melanjutkan pertandingan, dan harus ditarik keluar pada menit ke-70.

“Tinggal Dedi Kusnandar yang saat ini kami masih observasi. Mudah-mudahan bukan cedera serius. Dia memar di pergelangan kaki setelah diganjal pemain lawan,” jelas dokter tim Raffi Ghani.

Sementara itu, manajer Umuh Muchtar mengatakan, kericuhan itu diduga sebagai bentuk kekecewaan Aremania terhadap hasil buruk yang didapat Singo Edan di beberapa laga awal Singo Edan.

“Saya tidak tahu kenapa bisa seperti ini. Persib juga pernah begini, tapi tidak separah kemarin. Mungkin mereka marah kepada tim sendiri. Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ucap Umuh.

Editor: H. Dicky Aditya

BERITA TERKAIT

Komentar