Persib Tawarkan Persebaya Main di Bandung Terlebih Dulu

Persib Tawarkan Persebaya Main di Bandung Terlebih Dulu Dokumen Galamedianews.com

PERTANDINGAN Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung pada pekan kesembilan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/5/2018), dipastikan batal terlaksana. Keputusan itu dikarenakan ada tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dalam dua hari terakhir ini.

Atas kejadian itu, manajemen Persebaya tidak mendapatkan izin keamanan dari pihak kepolisian setempat. Pertandingan tunda itu pun juga telah disetujui oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 2018.

Ditundanya pertandingan tersebut membuat Manajer Persib, Umuh Muchtar memberikan tawaran kepada Persebaya. Kata Umuh, manajemen Persib memberikan opsi kepada Persebaya untuk bermain di Bandung terlebih dahulu dan sekaligus bertukar status kandang.

"Kalau dengan Persib, Persebaya sepertinya enggak ada masalah untuk bermain di Bandung terlebih dahulu," kata Umuh saat dihubungi wartawan.

"Jadi nanti pada putaran kedua, baru Persib bermain di Surabaya dan tidak mengganggu jadwal pertandingan," ucap Umuh menambahkan.

Umuh pun yakin Persebaya tidak akan keberatan untuk menerima tawaran dari Persib. Kata Umuh, pertandingan tunda tersebut juga belum diketahui kapan bertandingnya antara Persebaya melawan Persib.

Dari surat PT LIB, operator Liga 1 2018 itu meminta Persebaya untuk menggelar pertandingan melawan Persib selama 10 hari ke depan setelah 19 Mei 2018.

Ketidakjelasan itu yang membuat Persib mencoba menawarkan opsi tersebut kepada Persebaya. Jika nantinya harus menggelar pertandingan di Surabaya, kata Umuh, Persib tidak masalah. Persib juga percaya kepada pihak keamanan untuk mengamankan jalannya pertandingan tersebut.

"Kami juga tidak masalah karena kami percayakan ini semua kepada pihak keamanan dan kepolisian di Surabaya," kata Umuh.

"Semua tetap harus waspada dalam keadaan seperti ini dan semua juga harus tetap kondusif dan tidak terjadi lagi tapi alangkah baiknya bermain di Bandung dahulu dan pada putaran kedua di Surabaya," kata pria berkumis tersebut.

Editor: H. Dicky Aditya

Komentar