Kapolda Minta Panpel Persib Larang Pedagang Asongan Jual Air Mineral Kemasan Botol

Kapolda Minta Panpel Persib Larang Pedagang Asongan Jual Air Mineral Kemasan Botol dok

MENGANTISIPASI pelemparan botol air mineral ke lapangan, Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi akan melarang penonton membawa air mineral ukuran 600 ml ke dalam stadion.

Agung mengatakan berdasarkan insiden pelemparan oknum suporter yang terjadi pada saat Persib menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) belum lama ini, rata-rata botol yang dilemparkan itu, botol air mineral dengan ukuran 600 ml.

"Saya lihat yang dilempar itu botol 600 ml. Jadi ke depannya saya akan kerjasama dengan panitia pelaksana untuk melarang penonton yang datang membawa air mineral ukuran 600 ml. Karena botol yang dilemparkan ke arah lapangan itu air mineral ukuran itu. Ini kalau kena kepala orang akan sangat berbahaya," kata Agung kepada wartawan di Stadion GBLA, Jumat (26/1/2018).

sebenarnya pihak keamanan sudah memeriksa penonton yang masuk ke dalam stadion di setiap pintu masuk. Jika ada penonton yang kedapatan membawa air mineral dalam botol, maka pihak keamanan akan memindahkan air minum tersebut ke plastik. Namun di dalam stadion, tidak sedikit pedagang asongan maupun minuman yang menawarkan minuman air mineral dalam kemasan botol. Bisa jadi hal itulah yang membuat air botol minum bisa masuk ke dalam stadion.

Mengenai hal itu, Agung pun menegaskan aturan itu nantinya juga akan berlaku untuk para pedagang didalam stadion. Menggaet Panpel, katanya, nantinya pihaknya akan mengimbau himbau pedagang di stadion untuk menjual mineral dalam gelas saja.

"Sebagai penggantinya, pedagang bisa menjual air mineral dalam gelas. Ini demi keamanan semua," ungkapnya.

Editor: Brilliant Awal

Komentar