Heboh, Bobotoh Namai Anaknya Persib Satu Sembilan Tiga Tiga

Heboh, Bobotoh Namai Anaknya Persib Satu Sembilan Tiga Tiga Septian Danardi/Galamedianews.com Bayi Persib Satu Sembilan Tiga Tiga

MEMENUHI nazar ketika sang istri Lilis Sumiati sebelum hamil dan sebagai bentuk kecintaannya kepada klub sepakbola Persib Bandung,  Asep Kuswanda warga Cikadu, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya memberikan nama anaknya laki-lakinya Persib Satu Sembilan Tiga Tiga.

Anak keduanya tersebut lahir di salah satu bidan desa Ny Imas. "Lahir di rumah seorang bidan desa pada 25 Maret 2018 pukul 21.07 WIB. Saat proses kelahiran lancar, Persib saat lahir beratnya 3, 5 kilogram dan panjang 50 sentimeter," kata Asep kepada sejumlah wartawan, Sabtu (7/4/2018).



Pasangan suami istri yang tengah berbahagia ini mendaftarkan dalam pencatatan di akta kelahiran yang diterbitkan pada 4 April 2018 oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya dan nama bayi yang unik tersebut kemudian viral di media sosial.

Asep ayah sang bayi tersebut mengatakan, awalnya akan memberi nama Persib, istrinya hanya tersenyum. Akan tetapi, istrinya tidak protes terhadap pengambilan nama untuk anaknya kelak. Dikatakannya, ia memberi nama yang unik untuk anaknya itu karena  nazar "Kalau istri saya hamil dan anak yang dikandung istri saya, laki-laki saya akan kasih nama Persib," katanya.

Dikatakan Asep, mulanya ia akan memberi nama anak tersebut tanpa "Satu Sembilan Tiga Tiga" namun ketika menyaksikan laga uji coba Persib sebelum berlaga di Piala Presiden dia melihat sebuah tulisan pada spanduk yang dibentangkan bobotoh.

"Saat nonton di TV laga Persib dalam uji coba di piala Presiden melihat ada bobotoh yang membentangkan spanduk tulisan Persib 1933, maka saya langsung kepikiran menjadikan tahun itu nama panjangnya," katanya.

Meski banyak yang menanyakan dan heran dengan keputusannya itu terhadap penamaan anaknya tersebut, Asep bersama istrinya tidak mempermasalahkannya. "Yang penting bayi sehat dan alhamdulillah pihak keluarga tidak ada yang berkeberatan. Maka karena sudah nazar, khawatir bila tidak dilaksanakan anaknya sakit-sakitan,"  ujarnya.

Asep dan istrinya berharap anak keduanya itu menjadi anak soleh dan berbakti terhadap kedua orangtua, berguna dan bermanfaat bagi semua.

Editor: H. Dicky Aditya

Komentar