Super Jalapa Liga 3 Zona Jawa Barat

Legenda Persib Beradu Taktik, Maung Anom Tundukan PSKC

Legenda Persib Beradu Taktik, Maung Anom Tundukan PSKC Sutanto Pemain Maung Anom, Ariya Nugraha (kiri) berduel dengan pemain PSKC, Herrie Kurniawan pada pertandingan Super Jalapa Liga 3 Jawa Barat di Stadion Angkasa, Kab. Bandung, Senin (14/5/2018).

MAUNG Anom berhasil come back untuk menang atas PSKC 2-1 pada pertandingan lanjutan fase Grup D Super Jalapa Liga 3 Zona Jawa Barat di Stadion Angkasa, Margahayu, Kab. Bandung, Senin (14/5/2018).

Sempat tertinggal satu gol, Maung Anom bangkit dan membalas dua gol melalui Rizky Hidayat menit 39 dan Andi Aidil menit 72. Sedangkan PSKC unggul lebih dulu di menit ke 31 melalui sumbangan gol Denna Nugraha.

Berkat kemenangan ini, Maung Anom bercokol di puncak klasemen sementara dengan mengantongi poin 13. Sedangkan PSKC di posisi ketiga klasemen dengan poin 11.

Pelatih Maung Anom, Yadi Mulyadi mengatakan, kunci kemenangan timnya atas PSKC karena Rizky Hidayat cs bermain lepas tanpa beban. Dikatakan, pemain ingin bekerja keras meskipun di laga tersebut harus tertinggal lebih dulu.

Namun demikian, Yadi mengatakan, masih banyak yang harus dievaluasi dari timnya terutama organisasi permainan dan konsentrasi yang kerap hilang.

"Alhamdulillah kami jadi di puncak klasemen dengan poin 13. Ini jadi bekal, mudah-mudahan pemain bisa konsisten tampil baik untuk di putaran kedua," kata mantan bek Persib ini.

Sementara itu, Pelatih PSKC, Robby Darwis mengatakan, pemainnya kehilangan konsentrasi di babak kedua sehingga berakibat gol kedua Maung Anom. Dijelaskan, timnya terus menekan pertahanan lahan tetapi malah kecolongan lantaran terburu-buru dalam mengeksekusi peluang.

"Ini permainan, sulit diprediksi meskipun kami sudah unggul bukan berarti akan menang. Sebab kami kecolongan lewat serangan balik di babak kedua," jelasnya.

Robby menjelaskan timnya akan dievaluasi untuk menghadapi putaran kedua. Dijelaskan, kinerja pemain secara individu harus ditingkatkan supaya tampil lebih baik lagi.

"Di grup ini masih seru, semua tim belum memiliki jaminan untuk lolos. Makanya kami akan evaluasi tim untuk putaran kedua nanti. Sebab kami optimis bisa lolos," cetusnya.

Pertandingan antara kedua kesebelasan berjalan seru dan seimbang. Komposisi pemain yang solid di setiap lini membuat duel di setiap posisi berlangsung seru.

Maung Anom membuka peluang lebih dulu di menit 11 saat Rikza S mampu lepas dari penjagaan dua bek PSKC. Sayang, sepakan Rikza masih membentur mistar.

Di menit 31, PSKC mampu unggul 1-0. Sepakan terukur Denna Nugraha gagal diamankan oleh penjaga gawang Maung Anom, Sopian M.  Delapan menit kemudian, Maung Anom langsung merespon. Kerjasama apik antara Rizky Hidayat dengan Chandra mampu menghasilkan gol penyeimbang.

Menerima sodoran Chandra, Rizky Hidayat melepaskan tendangan melengkung yang mendarat mulus di gawang PSKC. Kedudukan imbang bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, PSKC tampil lebih dominan dengan rajin menyerang pertahanan Maung Anom. PSKC kecolongan di menit ke 72, lewat skema serangan balik Maung Anom berbalik unggul 2-1 melalui gol Andi Aidil.

Berawal dari pergerakan Jeni Jatnika yang mampu melepaskan diri dua pemain PSKC, Jeni mampu memberikan umpan ke kotak penalti yang disambut Aidil. Keunggulan Maung Anom bertahan hingga pertandingan usai.

Editor: Brilliant Awal

Komentar