3 Tips Berdonasi Untuk Para Korban Bencana Alam

Di jaman sekarang ini kita lihat banyak sekali musibah alam yang terjadi belakangan ini di negara kita tercinta Indonesia, banyak pihak tergerak buat membagikan donasi dan juga kontribusi. Tetapi, terdapat sebagian perihal yang kadang perlu untuk  dipertimbangkan supaya kontribusi yang kita bagikan efisien dan efektif serta berguna untuk para korban musibah bencana alam. Dilansir dari beberapa sumber maupun beberapa artikel, terdapat 3 metode yang dapat kita jalani supaya kontribusi kita dapat secara efisien menolong para korban. Perihal ini didasari sebagian studi psikologi. Nah untuk kita yang ingin langsung berkontribusi dan ingin donasi online bisa melalui Blibli.

1. Uang, tenaga serta juga waktu

Banyak dari kita yang bisa jadi mau berdonasi benda serta pangan kepada korban musibah. Sementara itu, duit tunai sesungguhnya dikira lebih efisien. Perihal selanjutnya sehabis duit merupakan waktu serta tenaga. Membagikan beberapa barang merupakan opsi selanjutnya. Ketentuan daya guna terutama kala berikan kontribusi ke wilayah terdampal musibah merupakan bila dapat membayar, donasikanlah duit. Bila tidak dapat, donasikan waktu dengan jadi sukarelawan buat aktivitas produktif yang menolong penindakan wilayah musibah.

Terdapat 2 alibi kenapa mendonasikan benda buat korban musibah tidak dianjurkan:- Masalah kecocokan. Misalnya kala terdapat banyak sumbangan baju laki- laki namun wilayah terdampak musibah tersebut malah memerlukan pakaian anak, hingga sumbangan kita jadi tidak efisien. Alih- alih menolong, benda sumbangan tersebut dapat jadi malah menaikkan beban mereka yang bekerja menolong penindakan musibah tersebut.- Masalah logistik. Pada musibah alam semacam gempa bumi ataupun tsunami, sarana distributor reguler dapat saja tersendat ataupun apalagi tidak beroperasi. Sementara itu, kalian membutuhkannya buat dapat di informasikan pada para korban. Perihal ini dapat kurangi nilai donasimu. Walaupun mendonasikan duit jadi dorongan yang sangat berarti, tetapi kalian tidak butuh memaksakan diri bila tidak sanggup. Kalian dapat menyumbangkan waktu serta tenaga buat turut terjun menolong para korban di lapangan.

2. Hindari beri kontribusi langsung sekaligus

Perihal yang lain yang butuh dicermati supaya kontribusi jadi lebih efisien merupakan dengan tidak memberikannya sekalian, tetapi bertahap dalam periode yang lumayan lama. Idealnya, durasi kontribusi wajib dapat bertahan sepanjang masa pemulihan. Bila tidak, berikanlah bertahap dalam waktu sepanjang bisa jadi. Karena, korban musibah perlu waktu lama buat pulih. Terdapat sebagian permasalahan dimana kontribusi telah diberikan di dini setelah itu cadangannya menipis sehabis sebagian minggu setelah itu. Sementara itu, masa tersebut masih masuk masa pemulihan. Buat menghindarinya, tentukan berapa banyak duit yang ingin kalian donasikan. Setelah itu bagilah duit tersebut ke sebagian periode waktu, misalnya sebulan sekali. Berikanlah kontribusi itu tiap sebulan dalam agenda yang tertib.

3. Jauhi berdonasi secara impulsif 

Jauhi berdonasi secara impulsif kepada pihak- pihak ataupun organisasi yang tidak jelas. Misalnya, bila kalian melihatnya di media sosial ataupun melalui aplikasi chat. Walaupun kalian ketahui asal usul orang ataupun organisasi itu sekalipun, kalian pula wajib membenarkan kalau kontribusi yang di informasikan melalui jalan tersebut dapat disalurkan dengan efisien serta efisie. Jadi, yakinkan terlebih dulu latar balik orang ataupun organisasi pengumpul kontribusi tersebut. Perihal ini hendak membenarkan tiap rupiah yang kalian sumbangkan berguna untuk mereka. 

Semoga info ini bermanfaat terutama bagi kita dan juga bagi para pembaca sekalian. 

Posting Komentar

0 Komentar